TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan sejumlah langkah untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD), menyusul arahan DPRD Kukar yang disampaikan sejumlah fraksi.
Salah satunya datang dari Fraksi Gerindra yang menilai Pemkab Kukar masih perlu memaksimalkan berbagai potensi daerah untuk menambah pendapatan, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono mengatakan pemerintah daerah akan mengoptimalkan sejumlah potensi yang selama ini tersedia.
“Ada namanya diversifikasi dan intensifikasi, kita juga menjalankan optimalisasi potensi,” ucap Sunggono, Kamis (1/10/2026).
Menurut Sunggono, optimalisasi dilakukan dengan melihat kembali potensi yang sudah ada dan masih dapat dikembangkan sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan daerah.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah pajak bumi dan bangunan (PBB), termasuk potensi penerimaan dari kawasan perkebunan plasma.
“Artinya, dari potensi yang ada itu sebenarnya bisa kita lebih upayakan supaya meningkatkan pendapatan,” ujarnya.
Selain sektor perpajakan, Sunggono menyebut pariwisata juga menjadi salah satu sektor yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan PAD Kukar.
“Pariwisata masuk juga, jelas sudah itu,” jelasnya.
Ia menegaskan, Pemkab Kukar akan terus mengidentifikasi sektor-sektor yang memiliki potensi untuk dikembangkan dan memberikan tambahan pendapatan bagi daerah.
“Upaya ini terus kita galakkan menjadi bagian dari strategi Pemkab Kukar untuk memperkuat kemampuan fiskal daerah,” pungkasnya. (Adv/Hae)