TANGERANG SELATAN – Tim Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya telah merampungkan olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan di Jalan Talas II, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui berasal dari akumulasi gas di ruangan tertutup yang kemudian terpicu percikan api.
“Hasil olah TKP menunjukkan ledakan gas disebabkan akumulasi gas yang terpicu percikan api,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, dalam keterangan pers, Sabtu (13/9/2025).
Olah TKP dipimpin Kompol Nofriansyah dari Unit 1 Jibom. Di lokasi, tim Gegana bersama penyidik menemukan sejumlah barang bukti yang diduga menjadi pemicu ledakan.
“Barang bukti yang ditemukan antara lain regulator gas dalam keadaan rusak dan dililit lakban hitam, tabung gas ukuran 12 kilogram dalam kondisi kosong, serta tuas kompor dalam posisi ‘on’. Kami juga menemukan bekas efek api pada benda-benda yang mudah terbakar,” jelas Ade Ary.
Atas kejadian ini, polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam penggunaan tabung gas.
“Kami mengingatkan masyarakat agar memastikan instalasi gas dalam kondisi aman, tidak melakukan perbaikan sendiri bila ada kerusakan, dan segera menghubungi teknisi resmi jika menemukan potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan,” tegasnya.
Sebelumnya, ledakan terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 05.30 WIB di Jalan Talas II RT 003 RW 001, Pondok Cabe Ilir, Pamulang. Insiden ini mengakibatkan delapan rumah hancur dan tujuh orang mengalami luka-luka. (*)