Hadiri HUT ke-61 Bankaltimtara, Bupati Kukar Targetkan Kredit Idaman Terbaik Meluncur Tahun Ini

Bupati Kukar bersama kepala cabang Bankaltimtara Tenggarong saat peringatan HUT ke-61 BANKALTIMTARA. (Voxnews.id)

Caption: Bupati Kukar bersama kepala cabang Bankaltimtara Tenggarong saat peringatan HUT ke-61 BANKALTIMTARA. (Voxnews.id)

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Bankaltimtara tengah mematangkan persiapan peluncuran program Kredit Kukar Idaman Terbaik yang ditargetkan terealisasi pada 2026. Program tersebut menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam pengembangan layanan perbankan untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan perekonomian daerah.

Kepala Bankaltimtara Cabang Tenggarong, Eryuni Ramli Okol, mengatakan program kredit tersebut masih dalam proses pembahasan bersama Pemkab Kukar. Pihaknya menargetkan program itu dapat segera diluncurkan sebelum akhir tahun.

“Untuk Bankaltimtara Cabang Tenggarong, pengembangan dalam waktu dekat adalah peluncuran Kredit Kukar Idaman Terbaik. Saat ini masih berproses dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Insya Allah tahun ini segera kami luncurkan,” kata Eryuni saat peringatan HUT ke-61 Bankaltimtara, Rabu (14/10/2026).

Eryuni menjelaskan, untuk sementara belum ada rencana pembukaan kantor cabang maupun unit baru di wilayah Kukar. Bankaltimtara tetap berupaya menjaga pelayanan kepada masyarakat, termasuk di Kecamatan Muara Muntai setelah kantor cabang pembantu di wilayah tersebut terbakar pada Jumat sebelumnya.

Ia mengatakan, pelayanan perbankan di Muara Muntai kembali dibuka pada Senin dengan memanfaatkan kantor PKK yang dipinjamkan pihak kecamatan. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tetap dapat mengakses layanan perbankan meski bangunan kantor sebelumnya hangus terbakar.

“Pada Senin, kami sudah membuka kembali layanan di Kecamatan Muara Muntai dengan menggunakan kantor PKK yang dipinjamkan oleh pihak kecamatan,” ujarnya.

Memasuki usia ke-61 tahun, Bankaltimtara mengusung tema Energi Baru Terus Melaju. Eryuni berharap momentum tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas pelayanan di tengah dinamika sektor perbankan.

Sementara itu, Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, berharap Bankaltimtara semakin berkembang, profesional, serta mampu menghadirkan lebih banyak fitur layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, jangkauan layanan perbankan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi hingga wilayah pelosok.

“Harapan kami, Bankaltimtara semakin maju, semakin melesat, lebih profesional, dan memiliki layanan dengan fitur yang lebih banyak sehingga bisa mendukung perekonomian di Kabupaten Kutai Kartanegara,” kata Aulia.

Ia menyebutkan, Pemkab Kukar memiliki sekitar 7 persen saham di Bankaltimtara. Kepemilikan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi daerah melalui peningkatan kinerja perusahaan dan kontribusi dividen. Namun, menurut Aulia, peran bank daerah tidak semata-mata diukur dari keuntungan yang disetorkan kepada pemerintah.

Bankaltimtara juga diharapkan berkontribusi terhadap perputaran ekonomi masyarakat melalui akses layanan keuangan yang lebih luas. Kehadiran kantor perbankan hingga Kecamatan Tabang, misalnya, dinilai penting untuk mendukung masyarakat di wilayah yang jauh dari pusat perkotaan.

Selain melayani masyarakat umum, Bankaltimtara juga menjadi mitra pemerintah daerah dalam pengelolaan kas daerah dan pelayanan perbankan bagi aparatur sipil negara (ASN).

Terkait kemungkinan penambahan penyertaan modal pemerintah daerah, Aulia mengatakan keputusan tersebut akan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dan kebutuhan program prioritas. Penyertaan modal selama ini dipandang sebagai bentuk investasi yang berpotensi memberikan dividen bagi pemerintah daerah.

Namun, di tengah kebutuhan pembiayaan pembangunan, Pemkab Kukar masih akan mengkaji bentuk dukungan yang paling sesuai. Salah satu pertimbangannya adalah keterkaitan dukungan tersebut dengan pelaksanaan program Kredit Kukar Idaman Terbaik yang tengah disiapkan bersama Bankaltimtara.

“Nanti formulasinya kemungkinan apakah dalam bentuk penyertaan modal atau dalam bentuk lain. Kami akan melihat kebutuhan program dan kemampuan pembiayaan daerah,” pungkasnya. (Adv/Hae)

Ikuti VOXnews di Google Berita

.

Bagikan berita ini:

-

VOXnews