TENGGARONG – Masuknya Festival Adat Erau 2026 dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) dinilai turut memperkuat promosi kegiatan budaya Kesultanan Kutai Kartanegara.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) Heriansyah mengatakan, promosi Erau tahun ini terlihat lebih gencar dibandingkan pelaksanaan pada 2025.
“Kalau itu sudah masuk KEN kita lihat sekarang tahun 2026 ini saya pikir promosinya sangat gencar sekali berbeda dengan tahun 2025 kemarin,” ucap Heriansyah, Sabtu (26/9/2026).
Menurutnya, peningkatan promosi tersebut juga terlihat dari antusiasme masyarakat yang menghadiri rangkaian kegiatan Erau tahun ini. Sejumlah kegiatan yang digelar di beberapa lokasi turut menarik masyarakat untuk datang.
Hadirnya Expo yang menampilkan berbagai kuliner dari UMKM Kukar maupun luar daerah juga menjadi salah satu daya tarik. Kehadiran Expo tersebut turut meramaikan rangkaian Festival Adat Erau 2026, termasuk dengan kedatangan wisatawan lokal maupun mancanegara.
“Kita melihat dari sisi pengunjungnya juga. Tadi malam itu sekitar, kalau tidak salah, proyeksinya di sini sekitar 20-25 ribu pengunjung yang ada di pameran ini dengan adanya acara tadi malam,” ujarnya.
Heriansyah menilai tingginya jumlah pengunjung menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap rangkaian Erau 2026. Menurutnya, masuknya Erau dalam KEN juga menjadi bagian dari upaya memperluas publikasi festival adat tersebut.
“KEN juga menjadi bagian dari upaya memperluas publikasi festival adat tersebut sehingga tidak hanya dikenal masyarakat Kukar, tetapi juga menarik perhatian pengunjung dari luar daerah,” tegasnya.
Ia mengaku bersyukur karena pelaksanaan Erau tahun ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu indikator dalam melihat pelaksanaan Erau 2026.
Di tengah rangkaian kegiatan Erau, hujan juga turun di kawasan kegiatan. Heriansyah menyambut turunnya hujan tersebut sebagai sesuatu yang disyukuri setelah sebelumnya masyarakat menghadapi kondisi kemarau dan kabut asap.
“Kita berdoa alhamdulillah doa kita terkabul hari ini,” pungkasnya.
Turunnya hujan saat rangkaian Erau berlangsung turut menjadi berkah bagi masyarakat Kukar, terutama setelah kondisi cuaca kering yang terjadi sebelumnya. (Adv/Hae)