Percepat Penanganan Karhutla, BPBD Kukar Bentuk 20 Posko Relawan

Sekretaris BPBD Kukar, Aspianur Sandi. (Voxnews.id)

Caption: Sekretaris BPBD Kukar, Aspianur Sandi. (Voxnews.id)

TENGGARONG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara (Kukar) membentuk 20 posko relawan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Tenggarong dan wilayah sekitarnya.

Sekretaris BPBD Kukar Aspianur Sandi mengatakan, pembentukan posko tersebut merupakan inisiatif BPBD agar penanganan bencana dapat dilakukan secara lebih terpadu, terutama di wilayah Tenggarong.

“Ini inisiasi dari kami supaya penanganan di Tenggarong lebih terpadu,” ujar Aspianur, Jumat (25/9/2026).

Menurutnya, posko tersebut tidak hanya menjadi tempat berkumpul para relawan, tetapi juga disiapkan sebagai pusat pelayanan dan pengelolaan logistik bagi relawan yang bertugas di lapangan.

Dengan adanya posko, relawan yang selesai menjalankan tugas tidak perlu kembali mencari kebutuhan makan maupun perlengkapan secara mandiri.

“Jadi manajemen logistiknya untuk penanganan bencana sudah berjalan, termasuk juga untuk penanganan di lapangan,” ucapnya.

Aspianur menjelaskan, kawasan Balangkari dipilih sebagai lokasi posko karena memiliki halaman yang cukup luas serta dinilai strategis dan representatif sebagai titik berkumpul relawan.

Lokasi tersebut juga dinilai lebih efektif untuk mendukung mobilisasi relawan menuju sejumlah wilayah yang terdampak bencana.

“Kalau kita taruh di BPBD atau di Tenggarong kota kan terlalu jauh. Ini lebih strategis dan fasilitasnya juga cukup,” katanya.

BPBD Kukar berencana memasang tenda serta menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung di lokasi posko. Para relawan juga akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara berkala selama menjalankan tugas.

Aspianur mengatakan pembentukan posko tersebut merupakan bagian dari penguatan jaringan relawan kebencanaan yang saat ini telah dibentuk di hampir seluruh kecamatan di Kukar.

“Ini yang ke-20, jadi semua kecamatan. Hampir semua sudah terbentuk,” ujarnya.

Untuk mendukung operasional posko, para relawan akan dibagi dalam sistem piket. Setiap perwakilan relawan ditugaskan secara bergantian mulai pagi, sore hingga malam hari.

“Setiap perwakilan relawan nanti dua-dua,” tutupnya. (Adv/Hae)

Ikuti VOXnews di Google Berita

.

Bagikan berita ini:

-

VOXnews