SAMARINDA – PT Pertamina Patra Niaga kembali menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi. Penurunan harga tersebut diperuntukkan untuk BBM jenis Pertamax Series dan Dex Series.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusadwicandra menyebutkan bahwa penyesuaian harga ini dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal. Salah satunya adalah fluktuasi harga minyak mentah dunia yang mengacu pada Mean of Platts Singapore (MOPS) dan Argus, serta pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
“Penurunan harga BBM non-subsidi ini mengikuti perkembangan harga minyak global dan nilai tukar rupiah yang turut mempengaruhi harga jual di pasar,” ujar Arya.
Selain penyesuaian harga, Pertamina Patra Niaga juga memberikan berbagai promo dan program loyalitas yang dapat diakses melalui aplikasi MyPertamina. Program ini, menurut Arya, adalah salah satu bentuk komitmen Pertamina dalam memberikan layanan terbaik bagi konsumen.
“Kami tak hanya menawarkan harga yang kompetitif, tapi juga manfaat lebih dengan promo-promo menarik di MyPertamina,” tambah Arya.
Berikut daftar harga BBM non-subsidi terbaru yang berlaku di Kalimantan:
– Pertamax Turbo (RON 98): Rp 13.550 (turun dari Rp 14.800)
– Pertamax (RON 92): Rp 12.400 (sebelumnya Rp 13.250)
– Dexlite (CN 51): Rp 13.000 (turun dari Rp 14.400)
– Pertamina Dex (CN 53): Rp 13.450 (turun dari Rp 14.900)
Harga ini berlaku di wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur yang menetapkan PBBKB sebesar 7,5 persen. Sementara itu, di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara, yang menerapkan PBBKB 10 persen, akan ada penyesuaian harga BBM sesuai ketentuan.
Penurunan harga BBM tersebut berlaku pada 1 Oktober 2024. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi situs resmi Pertamina atau menghubungi Pertamina Call Center di 135. (*)