Musisi Lokal Samarinda Galang Dana Bantu Korban Bencana Sumatera–Aceh

Musisi lokal Samarinda saat tampil di halaman parkir Mall Samarinda Square. (Voxnews.id)

Caption: Musisi lokal Samarinda saat tampil di halaman parkir Mall Samarinda Square. (Voxnews.id)

SAMARINDA – Sejumlah musisi lintas genre di Samarinda menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu korban bencana alam di Sumatera dan Aceh. Kegiatan yang diprakarsai komunitas Bersuara For Sumatera dan Aceh bersama BeeMax Entertainment ini digelar di halaman parkir Samarinda Square, Selasa (9/12/2025).

Ketua Panitia, Egi, menyebut inisiatif ini muncul setelah para musisi melihat pemberitaan mengenai dampak bencana yang terjadi di Sumatera Barat, Aceh, dan wilayah sekitarnya.

“Dari kami lihat dari berita, Mas. Jadi kami sebagai musisi mengadakan galang dana untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana di Sumatera dan Aceh,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut Egi, aksi ini melibatkan musisi dari berbagai aliran musik tanpa sekat. Selain bentuk solidaritas, ia menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat peran komunitas musik di Samarinda dalam isu sosial.

Ketua Panitia Bersuara For Sumatera dan Aceh, Egi (kiri) dan Perwakilan BeeMax Entertainment, Adji (kanan).
Ketua Panitia Bersuara For Sumatera dan Aceh, Egi (kiri) dan Perwakilan BeeMax Entertainment, Adji (kanan).

“Semua genre kami satukan jadi satu. Bonusnya, kegiatan ini mempererat silaturahmi musisi Samarinda dan meningkatkan fungsi komunitas musik. Selain bermusik, kita juga harus bisa bersuara untuk sesama masyarakat,” tegasnya.

Perwakilan BeeMax Entertainment, Adji, mengatakan kegiatan penggalangan dana akan dilakukan dalam dua gelombang. Selain agenda pertama pada 9 Desember, aksi lanjutan akan digelar pada 27 Desember 2025 di Cafe Sejati Samarinda.

“Next kita akan galang dana lagi tanggal 27. Masih dengan B-Max juga, insya Allah,” katanya.

Pada gelaran kedua nanti, berbagai genre seperti rock, metal, hingga reggae akan tampil bergantian untuk menghibur sekaligus mengajak masyarakat berdonasi. Adji menegaskan BeeMax bukan organisasi resmi, melainkan wadah pertemanan musisi lokal yang memiliki kepedulian sosial.

“Kumpulan anak-anak musisi lokal saja. Teman-teman yang punya kepedulian dan nasionalisme,” jelasnya.

Adji berharap aksi ini mampu membantu warga terdampak bencana dan menjadi kontribusi nyata komunitas musik Samarinda.

“Harapannya untuk meringankan saudara-saudara kita, khususnya di Aceh dan Sumatera. Semoga ke depan semuanya stabil, dan tidak ada bencana lagi di mana pun,” pungkasnya. (*)

Ikuti VOXnews di Google Berita

.

Bagikan berita ini:

-

VOXnews