SAMARINDA – Rumah milik Nur Fitriani yang akrab disapa Maria Mercedes di Jalan Lambung Mangkurat, Gang Masjid, Blok F, Kota Samarinda, yang sebelumnya mendapat bantuan perbaikan dari Ketua PKK Kalimantan Timur (Kaltim) Sarifah Suraidah Harum bersama DRUPADI Baladika Kaltim, kini telah rampung dikerjakan.
Perbaikan rumah tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan sosial yang dilakukan pada Mei 2026 lalu. Saat itu, kondisi rumah Maria Mercedes dinilai cukup memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera agar dapat dihuni dengan lebih layak dan aman.
Ketua PKK Kaltim, Sarifah Suraidah Harum, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian sosial yang berasal dari Harum Centre dan bantuan pribadi keluarganya.
Menurutnya, program tersebut lahir dari keinginan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang masih tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak huni.
“Ini memang bantuan dari Harum Centre, bantuan pribadi kami. Harapannya nanti ke depannya kita bisa meminta bantuan dari Pemprov Kaltim untuk membantu rumah-rumah yang tidak layak huni,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Sabtu (6/6/2026).
Perbaikan yang dilakukan mencakup pembenahan bagian dalam rumah, penggantian sejumlah fasilitas yang sudah tidak layak digunakan, hingga penataan ulang ruang agar lebih nyaman ditempati. Selain renovasi fisik, sebelumnya juga telah diberikan bantuan perlengkapan rumah tangga seperti kasur, bantal, guling, selimut, dan kebutuhan dasar lainnya.
Kegiatan sosial tersebut berawal dari kunjungan Ketua DPW DRUPADI Baladika Kaltim yang semula ingin menyerahkan hadiah berupa telepon genggam kepada Maria Mercedes. Namun saat melihat langsung kondisi rumah yang ditempati, DRUPADI kemudian berkoordinasi dengan Ketua PKK Kaltim untuk melakukan penanganan lebih lanjut.
Kini, setelah proses perbaikan selesai, rumah Maria Mercedes telah berubah menjadi hunian yang lebih layak dan nyaman. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat sekaligus menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk memperluas program sosial serupa.
Sarifah berharap upaya yang telah dilakukan tidak berhenti pada satu rumah saja. Ia mendorong agar ke depan semakin banyak rumah tidak layak huni di Kalimantan Timur yang dapat memperoleh perhatian dan bantuan, baik melalui program pemerintah maupun kolaborasi berbagai elemen masyarakat.
“Masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan serupa. Karena itu kami berharap ke depan program rumah layak huni bisa menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan,” pungkasnya. (*)