Klinik Utama PKU Muhammadiyah Kukar Mulai Dibangun, Disiapkan Jadi Cikal Bakal RS Ibu dan Anak

Bupati Kukar resmikan Klinik utama Muhammadiyah Kukar. (Voxnews.id)

Caption: Bupati Kukar resmikan Klinik utama Muhammadiyah Kukar. (Voxnews.id)

TENGGARONG – Pembangunan Klinik Utama PKU Muhammadiyah Kutai Kartanegara (Kukar) resmi dimulai setelah Bupati Kukar Aulia Rahman Basri melakukan peletakan batu pertama di kompleks pembangunan klinik, Jalan Udang, Kelurahan Timbau, Tenggarong, Sabtu (19/9/2026).

Peletakan batu pertama tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kukar Akhmad Yani, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kaltim KH Muhammad Jafron, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kukar Yamin Hadi Firmadi, jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pengurus PKU Muhammadiyah, tokoh masyarakat serta sejumlah undangan.

Ketua PDM Kukar Yamin Hadi Firmadi mengatakan pembangunan klinik tersebut menjadi langkah awal untuk menghadirkan fasilitas pelayanan kesehatan yang dapat diakses masyarakat.

“Alhamdulillah, akhirnya pembangunan ini dapat dilaksanakan setelah sekitar tujuh tahun lebih menunggu persyaratan,” kata Yamin.

Menurut Yamin, fasilitas kesehatan tersebut dibangun di atas lahan seluas sekitar 4.800 meter persegi yang merupakan tanah hibah dari H Setia Bupati, mantan anggota DPRD Kukar.

Bangunan Klinik Utama PKU Muhammadiyah direncanakan memiliki tiga lantai dengan nilai pembangunan sekitar Rp2,6 miliar. Namun, pembangunan tahap awal baru mencakup satu lantai.

“Untuk tahap pertama pihak panitia hanya membangun satu lantai saja. Sambil berjalan, mereka memohon bantuan atau sumbangan dari Pemkab Kukar serta para donatur dalam pembangunan Rumah Sakit Ibu dan Anak ini,” ujarnya.

Yamin menjelaskan, pembangunan Klinik Utama PKU Muhammadiyah tersebut nantinya diarahkan menjadi bagian awal dari rencana pembangunan Rumah Sakit Ibu dan Anak di Kukar.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan keberadaan klinik tersebut diharapkan dapat menambah fasilitas kesehatan bermutu bagi masyarakat, khususnya warga Tenggarong.

“Keberadaan fasilitas kesehatan ini sangatlah dibutuhkan oleh warga masyarakat, utamanya masyarakat Kota Tenggarong,” kata Aulia.

Menurut Aulia, pembangunan klinik tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan di Kukar. Fasilitas tersebut diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, mudah dijangkau dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Aulia juga mengatakan keberadaan Klinik Utama PKU Muhammadiyah dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan dan berbagai pihak dalam meningkatkan pelayanan kesehatan.

Ia mengaitkan pembangunan fasilitas tersebut dengan program Kukar Idaman Terbaik, khususnya komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Semoga ini dilancarkan, dimudahkan dan Insya Allah sesuai apa yang sudah kita rencanakan,” ujarnya.

Aulia berharap pembangunan tahap pertama Klinik Utama PKU Muhammadiyah Kukar berjalan sesuai rencana dan nantinya mampu memberikan pelayanan secara profesional dan humanis dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Dalam kegiatan peletakan batu pertama tersebut, Ketua PWM Kaltim KH Muhammad Jafron juga mengajak para tamu undangan berpartisipasi dalam penggalangan dana pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.

Penggalangan dana secara spontan itu berhasil mengumpulkan sekitar Rp29 juta. Dana tersebut antara lain berasal dari Ketua DPRD Kukar Akhmad Yani sebesar Rp10 juta dan kepala OPD yang hadir masing-masing menyumbangkan Rp1 juta.

Yamin berharap dukungan dari berbagai pihak terus mengalir sehingga pembangunan fasilitas kesehatan tersebut dapat diselesaikan dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat Kukar. (Adv/Hae)

Ikuti VOXnews di Google Berita

.

Bagikan berita ini:

-

VOXnews