Workshop Womanpreneur Indibiz Borneo, Dorong UMKM Perempuan Naik Level

Indibiz Borneo kembali menggelar program pemberdayaan pelaku usaha melalui Workshop Womanpreneur bertema “Menjadi Pengusaha Tangguh di Era Digital”, Jumat (24/4/2026). (Voxnews.id)

Caption: Indibiz Borneo kembali menggelar program pemberdayaan pelaku usaha melalui Workshop Womanpreneur bertema “Menjadi Pengusaha Tangguh di Era Digital”, Jumat (24/4/2026). (Voxnews.id)

BALIKPAPANIndibiz Borneo kembali menggelar program pemberdayaan pelaku usaha melalui Workshop Womanpreneur bertema “Menjadi Pengusaha Tangguh di Era Digital”, Jumat (24/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Akhlak Telkom Regional IV Kalimantan ini diikuti puluhan perempuan pelaku UMKM dari berbagai sektor.

Workshop ini difokuskan pada penguatan kapasitas perempuan dalam menghadapi tantangan bisnis di era digital. Peserta dibekali materi mulai dari strategi pengembangan usaha, penguatan mental kewirausahaan, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas pasar.

Hadir sebagai narasumber, Endah Tri Hapsari, womanpreneur sekaligus Ketua Forum UMKM Balikpapan Selatan, membagikan pengalaman praktis dalam membangun bisnis dari nol hingga bertahan di tengah persaingan. Ia menekankan bahwa ketangguhan pelaku usaha tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga pola pikir dan konsistensi.

“Mindset itu penting. Konsisten, berani beradaptasi, dan tidak takut berubah itu kunci bertahan,” ujarnya di hadapan peserta.

Dalam sesi materi, Endah juga menyoroti pentingnya transformasi digital bagi UMKM. Pemanfaatan media sosial, platform marketplace, hingga penguatan branding dinilai menjadi faktor krusial agar usaha mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Suasana workshop berlangsung dinamis. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta membahas berbagai tantangan nyata yang mereka hadapi di lapangan. Interaksi ini sekaligus membuka ruang kolaborasi antar pelaku usaha.

Melalui kegiatan ini, Indibiz Borneo menegaskan perannya bukan sekadar penyedia layanan digital, tetapi juga mitra dalam pengembangan bisnis UMKM. Fokus pada pemberdayaan perempuan menjadi bagian dari upaya mendorong ekonomi lokal yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Program ini juga menjadi langkah konkret dalam meningkatkan literasi digital di kalangan pelaku usaha, khususnya perempuan, agar lebih siap menghadapi perubahan dan peluang di era ekonomi berbasis teknologi. (*)

Ikuti VOXnews di Google Berita

.

Bagikan berita ini:

-

VOXnews