Ternyata, Hasil Positif Tidak Pasti Hamil! Ini Penyebabnya

ILUSTRASI Test Pack.

Caption: ILUSTRASI Test Pack.

Hai Vox and Voxy! Lagi ramai nih drama hamil antara Nikita Mirzani dengan anak pertamanya, Laura Meizani atau Lolly. Yang bikin perhatian adalah statemen Lolly di Reels akun Instagramnya dia.

Dia mengatakan kalau hasil test packnya garis dua biru. Tapi Lolly membantah kalau dia hamil. Dia mengatakan tidak semua hasil yang positif di test pack itu membuktikan kalau dirinya hamil.

Nah.. masih banyak nih yang belum tahu, apaka betul yang dikatakan oleh Lolly? Yuk baca artikel ini!

Vox and Voxy, test pack memang menjadi alat pertama yang dinilai akurat dalam mendeteksi kehamilan dini. Tes kehamilan ini dilakukan melalui urine. Alat ini dinilai memiliki tingkat keakuratan 99 persen dalam mendeteksi peluang kehamilan.

Hasilnya bisa lebih akurat jika tes dilakukan pertama kali saat bangun pagi ketika urine lebih terkonsentrasi. Hasil lebih akurat juga bisa diperoleh jika kamu melakukan tes sesuai dengan instruksi yang tertulis di kemasan test pack.

Hasil yang positif, tapi ternyata tidak hamil memang merupakan kasus yang sangat jarang terjadi. Bisa dikenal sebagai positif palsu atau _false_ _positive_.

Nah.. banyak kok penyebab test pack positif palsu ini.

  • Hamil Kimia

Kehamilan kimia adalah kehamilan yang terjadi hanya karena ada kadar _human_ _chorionic_ _gonadotropin_ (hCG) saja. Kondisi ini terjadi ketika sel telur yang sudah dibuahi (embrio) tidak mampu menempel di dinding rahim. Sel telur juga tidak bisa tumbuh dan berkembang.

Kehamilan kimia bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti kurangnya hormon progesteron, adanya jaringan parut, kelainan pada rahim, dan sebagainya.

  • Hamil Ektopik

Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang terjadi di luar rahim, biasanya di dalam tuba falopi. Kondisi ini terjadi ketika embrio terhambat di tengah perjalanan menuju rahim, tepatnya di tuba falopi. Selain itu, kehamilan ini juga bisa terjadi di mulut rahim, ovarium, bahkan ruang abdomen.

Situasi ini tidak bisa menyebabkan kehamilan yang normal, bahkan dikategorikan sebagai salah satu kegawatan dalam kehamilan. Gejala kehamilan ektopik, berupa nyeri tajam di perut dan pinggang, perdarahan dari vagina, hingga pingsan.

  • Keguguran

Keguguran yang baru terjadi juga dapat menyebabkan hasil tes kehamilan positif palsu. Hal ini akibat lambatnya penurunan kadar hormon hCG.

Hormon tersebut tetap berada pada darah dan urine hingga usia 6 minggu pada akhir kehamilan.

  • Ada Darah atau Protein dalam Urine

Beberapa kondisi medis bisa memberikan hasil test pack positif palsu. Terutama, gangguan medis yang menyebabkan adanya darah atau protein di dalam urine.

Kondisi medis yang dimaksud, misalnya infeksi saluran kemih, penyakit ginjal​, dan ​kista ovarium​. Selain itu, test pack positif tapi tidak hamil juga bisa disebabkan oleh ​kanker ovarium​ dan masalah kelenjar pituitari.

  • Konsumsi Obat Tertentu

Konsumsi beberapa jenis obat juga bisa mengakibatkan hasil tes positif palsu di test pack. Contoh obat yang dimaksud, seperti obat penenang, antikonvulsan, dan obat hipnotik.

  • Alat Tes Kehamilan Sudah Kedaluwarsa

Positif palsu juga bisa terjadi karena kamu menggunakan test pack yang sudah kedaluwarsa.

Lalu, hasil tes juga dapat keliru akibat kesalahan penyimpanan test pack. Suhu ruangan tempat menyimpan test pack yang terlalu panas ataupun lembap bisa merusak alat tes kehamilan satu ini.

  • Pengaruh Obat Kesuburan

Apabila kamu sedang menjalankan program kehamilan, biasanya dokter akan memberikan obat kesuburan. Jenis obat ini dapat menyebabkan terjadinya positif palsu pada tes kehamilan.

Untuk memastikan kehamilan, kamu sebaiknya konsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

  • Meninggalkan Alat Tes Terlalu Lama

Alat tes yang dicelupkan terlalu lama ke dalam urine dapat menyebabkan pembacaan positif palsu. Hal ini dikarenakan saat urine menguap bisa meninggalkan garis samar yang menunjukkan hasil positif.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya kamu segera membaca hasil test pack, tidak lebih dari 10 menit.

  • Sindrom Familial hCG

Meski jarang, positif palsu kehamilan bisa disebabkan oleh sindrom familial hCG. Sindrom familial hCG adalah kondisi langka yang terjadi ketika hCG yang cacat diproduksi dalam jumlah besar.

Sindrom familial hCG bisa disebabkan adanya tumor di kelenjar hipofisis. Kondisi ini juga bisa dialami orang yang memiliki keluarga dengan riwayat penyakit serupa.

Walaupun cacat, hCG yang dihasilkan dapat memberikan hasil positif pada pemeriksaan kehamilan.

  • Gonadoblastoma

Gonadoblastoma adalah penyakit kanker yang menyerang kelenjar seks yang bertugas menghasilkan hormon kewanitaan. Tumor pada kelenjar seks menyebabkan produksi hormon melonjak, termasuk hCG.

Karenanya, wanita pengidap gonadoblastoma bisa mengalami hasil positif palsu pada pemeriksaan kehamilan.

  • Menjalani Operasi Perbaikan Kantong Kemih

Test pack positif palsu juga bisa dialami wanita yang pernah menjalani operasi perbaikan kantung kemih atau biasa dikenal sebagai enterocytoplasty. Prosedur ini biasa dilakukan pada wanita muda yang memiliki kelainan sistem saluran kemih dari lahir.

Pemeriksaan kehamilan setelah melakukan enterocytoplasty, bisa membuat hasil positif walaupun sebenarnya tidak hamil.

  • Mengalami Penyakit Adenomiosis

Adenomiosis adalah kondisi ketika endometrium alias lapisan di dalam rahim tumbuh di dalam dinding otot rahim. Kondisi ini menyebabkan dinding dalam rahim menebal dan rentan mengalami perdarahan.

Adenomiosis juga bisa menyebabkan hasil positif palsu pada pemeriksaan kehamilan.

Nah… banyak kan penyebab-penyebab adanya test pack positif palsu! Jadi jangan asumsi dulu ya kalau memang test positif, langsung itu hamil. Kepastiannya tetap melakukan pemeriksaan di dokter kandungan.

PENULIS : Tim Voxnews

Ikuti VOXnews di Google Berita

.

Bagikan berita ini:

-

VOXnews