Jembatan Mahakam Ditabrak Lagi! Kali Ini oleh Kapal Tongkang Bermuatan Kayu

Kapal tongkang pengangkut kayu yang menabrak Jembatan Mahakam pada Minggu (16/2/2025). (Dok)

Caption: Kapal tongkang pengangkut kayu yang menabrak Jembatan Mahakam pada Minggu (16/2/2025). (Dok)

SAMARINDA – Sebuah insiden kembali terjadi di Jembatan Mahakam, Samarinda. Kali ini, sebuah kapal tongkang bermuatan kayu mengalami hilang kendali dan menabrak tiang jembatan pada hari Minggu (16/2/2025). Kejadian tersebut terekam dalam sebuah video berdurasi 41 detik yang beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat tiang jembatan bergoyang akibat benturan keras dari kapal tongkang tersebut.

Dalam video yang diunggah oleh warga, terdengar suara seseorang yang mengatakan, “Tongkang nabrak, tongkang nabrak dinding Jembatan Mahakam lagi.” Hal ini menunjukkan bahwa insiden kapal tongkang menabrak jembatan bukanlah kejadian pertama.

Pantauan dari video yang diterima redaksi, muatan tongkang terlihat cukup tinggi, hingga menyebabkan tersangkut di bagian bawah jembatan. Selang beberapa waktu kemudian, beredar lagi video berdurasi 18 detik yang menunjukkan kapal tongkang tersebut mengalami pergeseran posisi, tetapi masih tersangkut di jembatan.

Kekhawatiran warga pun semakin tinggi. Dalam rekaman lain, seorang warga terdengar mengungkapkan keresahannya terhadap derasnya arus sungai dan minimnya kapal penarik (tugboat) yang membantu evakuasi kapal tongkang tersebut. “Bahaya, bahaya, arus airnya deras, tugboat yang bantu cuma tiga,” ujar warga yang merekam kejadian itu.

Sementara itu, Kabid Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli, Capt Yudi Kusmiyanto menjelaskan di lokasi bahwa kondisi miringnya tongkang disebabkan oleh air surut dan arus deras yang membuatnya sulit ditarik. “Jadi, untuk penanganan awal ini, empat TB sifatnya hanya untuk menahan, supaya tongkang tidak kembali menabrak pilar jembatan,” tuturnya.

Penahanan kapal tongkang akan dilakukan hingga air pasang, yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 7 malam, sehingga kapal baru bisa ditarik pada saat itu. “Jadi sampai air pasang lagi sekitar pukul 7 malam, baru ditarik,” tambahnya.

Sebagai informasi, Jembatan Mahakam di Samarinda telah beberapa kali mengalami insiden serupa, di mana kapal tongkang yang melintas menabrak bagian jembatan. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran mengenai ketahanan dan keamanan infrastruktur jembatan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dampak yang ditimbulkan akibat tabrakan ini. (*)

Ikuti VOXnews di Google Berita

.

Bagikan berita ini:

-

VOXnews