TENGGARONG – Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Kartanegara (Dishub Kukar) menyiapkan sembilan unit bus sekolah untuk mendukung transportasi pelajar di sejumlah kecamatan. Penyaluran fasilitas tersebut dilakukan berdasarkan hasil analisis kebutuhan dan diskusi dengan pihak kecamatan.
Kepala Dishub Kukar, Junaidi, mengatakan penyediaan bus sekolah merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah membangun konektivitas transportasi bagi pelajar.
“Memang baru ada 9 bus sekolah yang kita fasilitasi di beberapa kecamatan berdasarkan analisa dan diskusi kami dengan teman-teman kecamatan yang memerlukan,” ucap Junaidi, Selasa (27/10/2026).
Selain bus yang telah disiapkan, Dishub Kukar juga menerima bantuan satu unit bus dari Kementerian Perhubungan. Bus tersebut direncanakan untuk Kecamatan Sanga-Sanga dan akan diserahkan bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026.
“Nah, insyaallah ini kan kami ada dapat bantuan satu unit bus dari Kementerian Perhubungan. Alokasi ini kami rencanakan didistribusikan kepada Kecamatan Sanga-Sanga,” ungkapnya.
Junaidi mengatakan, permohonan penyediaan bus sekolah di Sanga-Sanga sebelumnya diajukan oleh kalangan pemuda setempat melalui surat kepada Dishub Kukar. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk membantu menjalankan operasional bus tersebut.
“Ya, tanggal 28 Oktober nanti sekaligus kami nanti akan melakukan penyerahan satu unit bus yang bantuan dari Kementerian itu untuk Kecamatan Sanga-Sanga,” terangnya.
Dalam pelaksanaannya, Dishub Kukar akan menyerahkan bus tersebut, sedangkan operasionalnya dikelola Pemerintah Kecamatan Sanga-Sanga bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan relawan setempat.
Junaidi menjelaskan, pemerintah kecamatan juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan untuk membantu pembiayaan operasional bus sekolah tersebut.
“Jadi kami hanya menyerahkan bus, kemudian operasionalnya nanti dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Sanga-Sanga dengan kawan-kawan KNPI di Sanga-Sanga dengan teman-teman relawan di sana,” tuturnya.
Selain Sanga-Sanga, sejumlah wilayah di Kukar juga telah mendapatkan fasilitas bus sekolah. Junaidi menyebut daerah tersebut meliputi Loa Tebu, Rapak Lambur, Loa Kulu, Kota Bangun, Kembang Janggut, Tabang, Samboja, Muara Jawa, dan Muara Badak.
Di tengah keterbatasan anggaran, Junaidi berharap masyarakat dan perusahaan turut berpartisipasi mencari solusi atas kebutuhan transportasi pelajar. Menurutnya, koordinasi dengan pihak sekolah dan pemerintah kecamatan dapat membuka peluang kerja sama untuk menyediakan fasilitas bus sekolah.
Ia juga mendorong perusahaan di sekitar wilayah yang membutuhkan agar berkolaborasi dalam penyediaan bus, termasuk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.
“Harapannya bisa berkolaborasi dengan perusahaan sekitar untuk pengadaan bus sekolah itu. Termasuk kayak di Muara Kaman itu ada, saya lupa perusahaan apa yang CSR-nya berbentuk bus sekolah,” pungkasnya. (Adv/Hae)